Kegunaan Tang Ampere Bluetooth

Bagi orang yang tidak pernah bergelut dalam dunia kelistrikan tentu tidak pernah mengenal berbagai alat ukur yang sering digunakan. Salah satunya tang ampere bluetooth atau sering disebut pula dengan clamp meter. Clamp meter merupakan hand tool yang umum digunakan dalam dunia kelistrikan, meskipun disebut dengan tang tetapi modelnya tidak seperti tang yang sering digunakan dalam pembangunan atau pada umumnya. Jika umumnya sering ditemui bentuk tang X tetapi untuk jenis tang ampere ini lebih rumit, pada bagian kepala berbentuk penjepit sedangkan untuk bagian badan yang biasa disebut dengan handle atau pegangan.

Umumnya tang ampere digunakan dalam pekerjaan kelistrikan, termasuk seperti pekerjaan kelistrikan pada mesin mobil. Adanya hand tool tersebut menjadikan para pengguna lebih mudah untuk melakukan pengukuran arus listrik karena tidak perlu mengganggu instalasi ketika menggunakan. Lalu adanya penjepit juga meminimalisir kemungkinan terjadinya resiko kecelakaan seperti tersetrum. Meskipun begitu, bagi Anda yang jarang sekali melakukan perbaikan sendiri dengan memegang peralatan kelistrikan tetap merasa kesulitan saat menggunakan.

>> Ada pertanyaan atau inquiry ? , silahkan menuju halaman hubungi kami di sini <<

Untuk mengetahui lebih jelas seperti apa saja kegunaan dari tang ampere, berikut ini ada beberapa fungsinya yaitu:

1. Mengukur ketegangan listrik.
Adanya 2 buah probe pada tang ampere berfungsi untuk penjepit benda kerja, selain itu digunakan pula untuk mengukur ketegangan listrik. Alat tersebut dapat mengukur besaran arus bolak-balik, umumnya besaran pada rentang angka 220-230 V dalam 1 fasa. Selain bolak-balik, bisa pula digunakan untuk melakukan pengukuran searah. Tegangan dalam besaran 1,5 V sampai dengan 50 V bisa diukur dengan alat tersebut.

2. Mengukur arus listrik.
Fungsi kedua yaitu digunakan untuk mengukur arus listrik, sebagai alat ukur satu ini umumnya hanya dapat membaca arus bolak-balik. Pengukuran dengan menggunakan ampere dapat mendeteksi sampai dengan ribuan ampere. Umumnya hasil tersebut akan tercantum pada nameplate tang.

3. Mengukur hambatan listrik.
Selain untuk mengetahui tegangan dan arus listrik, ternyata tang ampere juga berfungsi untuk alat ukur hambatan listrik atau resistensi. Jika Anda sebelumnya mengenal ohmmeter, tang ampere mempunyai fungsi yang hampir sama. Dimana dapat digunakan untuk mendeteksi titik kabel listrik yang mengalami korsleting.

Selain mengetahui mengenai kegunaan atau fungsi dari tang ampere tersebut, tidak ada salahnya Anda juga mengenal mengenai bagian-bagian dari tang seperti:

1. Clamp head.
Ini merupakan bagian kepala dari tang ampere, bentuknya menyerupai sebuah penjepit yang melengkung. Selain berfungsi sebagai penjepit, clamp head juga berguna untuk mengukur besaran arus listrik.

2. Trigger.
Bagian yang digunakan untuk membuka pada jepitan clamp head tersebut.

3. Data hold.
Ini merupakan tombol yang ada pada bagian samping bodi tang, berguna untuk menampilkan hasil pengukuran.

4. Range switch.
Sebuah tuas yang ada pada bagian tengah tang, berguna untuk mengatur jenis pengukuran yang sedang dilakukan.

5. Display.
Sudah jelas ini berfungsi untuk menampilkan hasil dari pengukuran yang dilakukan.

6. Com terminal.
Lubang yang ada dan digunakan untuk menancapkan kabel probe hitam dan sebaliknya volt terminal untuk menancapkan probe merah.

Setelah melihat beberapa ulasan seperti diatas, bisa disimpulkan jika tang ampere bluetooth merupakan alat dengan fungsi yang banyak. Untuk itu perlu sedianya memiliki sendiri dirumah sebagai jaga-jaga, apabila ada hal yang perlu dibenahi menggunakan alat tersebut. Untuk mendapatkan alat kelistrikan semacam itu ataupun yang lainnya Anda bisa kunjungi Hioki. Dimana itu merupakan produsen alat kelistrikan yang sangat lengkap dan terjamin baik kualitasnya.

Produk Hioki Terlaris 2021

-->